-->

IKLAN SPESIAL

TELAH DIBUKA

KEDAI PENGETIKAN
"BUMI PENA"

IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH (IMM)
KOMISARIAT FAKULTAS AGAMA ISLAM
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Menerima :

Pengetikan (Rp. 1.400,-/lbr)
Print BW (Rp. 350/lbr)
Print Colour (Rp. 1.500/lbr)
Desain Grafis (Harga Nego)

Office : Jl. Gembili II-1 Wonokromo, Surabaya
(Depan Komplek Muhammadiyah Gadung)
Cabang : Jl. Sutorejo Surabaya
(Depan Kampus UMSurabaya)

Contact Person : 0857 344 222 13

Archives

gravatar

EKSPRESI KEBANGGAAN KAMI


Betapa bangganya kami ketika melihat dua buah trophy yang terletak diatas invini serta dua buah figura yang didalamnya tertulis piagam penghargaan sebagai juara satu dan tiga Cerdas cermat Immawati yang diadakan oleh PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Surabaya, dua benda yang tak pernah terbayangkan sebelumnya kini menghiasi secret tercinta, sekret yang selama ini di pandang sebelah mata karena penataannya yang kurang memenuhi standard kerapian.

Kemenangan yang membuat kami merasa seperti mimpi dan seperti tertimpa durian runtuh, sekaligus membuat kami tak henti mengucap syukur, bagaimana tidak dari Komisariat mengirim dua regu yang dua-duanya masuk final, apalagi dengan regu lawan yang “wow”. Kebanggan ini juga bukan hanya milik kami jajaran pipinan IMM kom FAI tapi juga jajaran dekanat yang ikut bangga dengan prestasi yang kami raih, hal ini bisa terlihat ketika Bapak Drs Syu’eb M. Ag ( Dekan FAI UM-Surabaya ) mengunjungi teman-teman yang sedang bertugas menjaga tempat pendaftaran PMB, dan beliau mendapat informasi tentang kemenangan kami, beliau kaget bercampur bangga ( ya setidaknya itulah arti yang bisa kami tangkap dari mimik wajah beliau yang sendu dan menyejukkan ).

Dua regu dari Komisariat kami merupakan regu yang dianggap membuat kisruh, karena beberapa personil yang selalu aktif bertanya dan mengkritisi juri jika ada suatu kebijakan yang tidak sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh panitia yang telah tercantum dalam proposal yang kami terima. Diantara juri yang ada adalah mantan Ketum IMM Kom. FAI 2006-2007, Kakanda Dikky Syadqomullah, S.Hi. Hal ini menjadikan ketua Umum PC IMM Kota Surabaya sekaligus mantan Ketum IMM Kom. FAI 2007-2008, Kakanda Thoat Setiawan, S.HI cemberut dan terlihat ill feel terhadap kami, apa lagi saat detik-detik terakhir babak final dan penghitungan nilai ketika juri bertanya apa ada sesuatau yang ingin di katakana sebelum juri menetapkan juara I, II, dan III. Dengan nada bercanda dan memasang wajah polosnya salah satu dari kami langsung mengatakan “ kami terima kemenangan kami” seluruh audiens nyengir mendengar kalimat singkat yang keluar dari bibir mungilnya.

We are the winner , semoga kalimat singkat ini tidak dianggap sebagai kalimat kesombongan, karena hanya kalimat inilah yang mampu menggambarkan kebanggaan kami atas kemenangan yang kami raih, dan kemenangan ini juga tidak hanya membawa pengaruh intern ( Kom FAI ), tapi juga membawa pengaruh secara extern dimana nama komisariat kami lebih harum dimata komisariat-komisariat lain di lingup Surabaya, serta kami juga lebih di wong- kan oleh mereka, setidakanya hal inilah yang dikatakan oleh ketua Umum IMM Kom FAI yaitu Immawan Gandhung Fajar Panjalu saat rapat persiapan Up-Grading dan Bazar, dia mengatakan bahwa karena kemenangan kita kemarin sekarang kita punya harga jual dimata komisariat-komisariat lain, dan ada juga peserta rapat yang langsung menyanggah bukan harga jual tapi harga tawar.

Ya, itulah expresi kebanggaan kami atas ni’mat yang telah Allah Anugrahkan kepada kami dan semoga hal ini tidak menjadikan kami menjadi orang yang sombong dan kufur atas ni’mat-Nya, dan janganlah kemenangan ini langsung menjadikan kita puas tapi kemenagan ini harus bisa menjadi motivasi bagi kita semua untuk semakin mengjharumkan nama komisariat FAI dengan prestasi- prestasi yang lebih keren. Satu pesan untuk mengakhiri tulisan ini,” jangan pernah berhenti melakukan perubahan, SEMANGAT!!!”

Billahi fi sabilil Haq, Fastabiqul Khairat.

SALAM REVOLUSI.






Baca selengkapnya!
gravatar

Pelatihan Manajemen Organisasi dan Administrasi


Jum’at sore, bertepatan dengan langit akhir bulan juni 2009, Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat FAI mengadakan pelatihan administrasi dan Kepemimpinan. Hal ini dikarenakan perlunya suntikan bagi segenap jajaran Pimpinan Komisariat IMM FAI UMSurabaya untuk mengetahui tugas, wewenang dan kewajiban bagi setiap bidang. Selain itu juga untuk mensosialisasikan kepada seluruh jajaran IMM FAI tentang mekanisme kerja ikatan yang telah disahkan dan dijadikan landasan pergerakan IMM FAI. Sebagaimana tercantum, dalam proposal kegiatan, agenda ini dihadiri 42 orang, lebih banyak 2 orang daripada proposal yang ada. Peserta berasal dari segenap jajaran IMM FAI sendiri, ditambah IMMawan/wati dari komisariat lain se-Universitas Muhammadiyah Surabaya. Hal ini membuktikan adanya hubungan baik dan cukup dekat antara IMM FAI dengan Komisariat lain dalam lingkup Univ. Muhammadiyah Surabaya.

Dalam agenda tersebut, dua pemateri dihadirkan. Pemateri pertama adalah IMMawan Reza yang menjadi Sekbid Organisasi DPD IMM Jawa Timur. Sebagai alumni IMM Cabang Kota Surabaya, mayoritas IMMawan/IMMawati FAI sudah mengenal dan cukup tahu kapabilitas IMMawan Reza dalam menyampaikan suatu materi. Dengan dimoderatori oleh IMMawati Nur ‘Aini, materi manajemen Organisasi mulai disasmpaikan. Cukup banyak ilmu baru yang didapatkan dalam materi tersebut. Sayangnya, materi kali ini tidak dilengkapi dengan Hand Out yang membuat para peserta harus mencatat kembali apa yang disampaikan pemateri. Keluhan peserta dalam materi ini terletak pada kesiapan pemateri dalam menyampaikan materinya, terlihat dari cara penyampaian materi yang cenderung kurang sistematis, juga terlihat dari kurang tegasnya pematyeri dalam menyampaikan masalah yang terkait masalah kebijakan lokal komisariat yang berbeda dengan AD-ART.

Materi dan Pemateri kedua tak kalah nyentriknya. Dimoderatori oleh IMMawan Abdurrahman, pematyeri kedua yang merupakan Kabid Organisasi DPD IMM Jawa Timur menyampaikan materinya. Dalam materi kali ini, peserta sebenarnya ingin tahu tentang AD ART dan Pedoman Administrasi IMM yang baik dan Benar. Sayangnya, apa yang disampaikan pemateri cukup jauh dari apa yang dibayangkan peserta. Pemateri malah memaparkan tentang Tujuan organisasi dan Pentingnya berorganisasi. Dalam materi ini, pemateri memberikan hand out berupa AD-ART kepada peserta. Sayangnya, AD ART yang diberikan itu merupakan AD-ART IMM tahun 2003. Hal yang menjadikan kekecewaan peserta dalam materi ini adalah dikarenakan pemateri tidak menyinggung sedikitpun mengenai pedoman administrasi IMM. Selain itu pemateri yang seharusnya mencintohkan disiplin organisasi yang baik justru mengabaikan hal tersebut dengan banyaknya menggunakan dialek dan bahasa jawa dalam materinya. Padahal pemateri sudah berkali-kali diingatkan oleh salah satu peserta yang kebetulan berasal dari madura yang otomatis tidak memahami apa yang disampaikan pemateri dalam bahasa jawa tersebut. Bahkan ada seorang peserta yang lantas mengomentari apa yang disampaikan pemateri dalam bentuk pertanyaan yang ia sampaikan menggunakan bahasa jawa juga.

Selesai materi kedua, Peserta dipersilahkan oleh panitia untuk menikmati hidangan malam. Meski bukan berupa “Candle Light Dinner” yang romantis, namun tampaknya peserta sangat menikmati hidangan tersebut.

Di akhir acara, panitia menggunakannya sebagai Forum Komunikasi antar Komisariat yang isinya justru merupakan luapan kekesalan dari sekuruh peserta terkait masalah materi yang ada.

Demikian sekilas kisah mengenai agenda Pelatihan Manajeman Administrasi IMM yang telah kami laksanakan. Harapan kami, agar agenda ke depan benar-benar selektif dalam mengundang pemateri. Jangan sampai terlena dengan jabatan yang melekat padnya. Meskipun ia berasal dari pimpinan pusat sekalipun, jika ternyata kemampuannya dibawah standar maka tak ada gunanya kita mengadakan agenda tersebut, kecuali hanya menghabiskan waktu, biaya dan tenaga tanpa sedikitpun manfaat yang dapat kita terima.

Billahi fii Sabilil Haq, Fastabiqul Khoirot.



Baca selengkapnya!

About Me

Foto saya
Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Billahi fii Sabilil Haq, Fastabiqul Khoirot

Papan Ngobrol


ShoutMix chat widget